Perkembangan
simulasi dan teknologi dalam bidang Pembuatan film telah memberikan banyak
manfaat dalam pembuatan film saat ini, kita bisa bandingkan film film zaman
dulu dengan film film zaman sekarang, film zaman dulu hanya memiliki kualitas
gambar dengan seadanya dan effect2 dari film zaman dulu masih terlihat kasar
dan masih terlihat rekayasa, pembuatan film zaman dulu juga masih memerlukan
waktu yang sangat lama.
Sedangkan
film zaman sekarang kita bisa lihat sendiri bagaimana kualitas dari segi gambar
yang bagus dan sekarang juga sudah banyak yang menggunakan gambar 3 Dimension
(3D) , gambar 3D itu adalah gambar yang bisa keluar dari layar kaca yang kita
tonton tetapi untuk bisa membuat gambar keluar dari layar kaca kita harus
menggunakan kaca mata untuk menontonnya, kaca mata itu sudah di desain untuk
membuat mata kita menangkap gambar yang bisa keluar dari layar kaca tersebut.
Selanjutnya bukan hanya kualitas gambar saja yang ada pada film zaman sekarang,
selain itu juga Effect yang ada pada film zaman sekarang juga makin jelas dan
semakin nyata yang sudah hamper menyatu dengan film, lalu pembuatan filmnya
juga tidak perlu melakukan pembuatan yang membutuhkan waktu yang sangat lama karena
pembuatan film nya bisa di lakukan di dalam gedung walaupun kita ingin membuat
film di gurun pasir misalnya dengan menggunakan program simulasi yang makin
berkembang.
Selain
pembuatan film pada dunia nyata, pembuatan film cartoon juga berkembang seiring
perkembangan simulasi dan teknologi, seperti contoh adalah film cartoon jaman
dulu seperti Doraemon ataupun ninja hatori dengan kualitas gambar yang masih
belum bagus, dan film cartoon yang sekarang kita bisa lihat seperti Shrek 3
ataupun Kungfu Panda dengan kualitas gambar yang sudah bagus dan jernih dan
yang kita bisa lihat pada film cartoon tersebut menggunakan teknologi simulasi
gerak untuk menciptakan gambar animasi dengan menggunakan adegan seseorang
melakukan gerakan, jadi teknologi simulasi gerak ini memudahkan pembuatan film
cartoon dalam membuat cartoon bergerak dengan yang di inginkan.
Lalu dari tulisan ini saya akan
menjelaskan beberapa cara sederhana untuk membuat efek pada suatu film, kita
dapat menggunakan 3DMax, lightwave, Cinema4D, Maya, atau oftware yang gratis
seperti Blender. Software tersebut sebenarnya merupakan software 3D modelling
yang juga bisa untuk animasi. Selain software diatas ada beberapa software yang
memang khusus untuk keperluan animasi & visual effect movie yaitu Vue, Bryce,
Poser, dan DAZ Studio. Setelah animasi dan visual effect selesai selanjutnya
dilakukan kombinasi atau penggabungan antara visual effect yang biasa disebut
compositing. Software yang digunakan bisa dengan Apple Shake, Adobe After
Effects, Autodesk Combustion, D2 Software Nuke, Eyeon Digital Fusion, Jahshaka.
Namun untuk hasil yang lebih real atau nyata bisa menggunakan platform yang
mengkombinasikan solusi software & hardware. Platform tersebut bisa dengan
Autodesk Inferno, Autodesk Flame, dan Autodesk Flint.
Jadi
perkembangan Simulasi dan Teknologi sangat berguna pada bidang pembuatan film
dengan adanya berbagai macam simulasi dan teknologi effect yang dapat membuat
kualitas film menjadi lebih bagus dan juga dapat menghemat biaya dan waktu
dalam pembuatan film tersebut.
Sumber
:
http://ptkomunikasi.wordpress.com/2012/05/21/dampak-kemajuan-teknologi-dalam-bidang-film-baik-dari-sisi-penonton-maupun-industri-film/